Cuci Darah atau Hemodialisis

Posted on

Cuci Darah atau Hemodialisis
Ketika kita mendengar kata-kata cuci darah, tentunya persepsi kita akan terjadi rasa takut juga gemetar. Cuci darah atau nama medisnya adalah hemodialisis mempunyai pandangan yang kurang baik didalam kehidupan bermasyarakat. Mitos mengenai cuci darah ada yang mengatakan kalau terkena sakit cuci darah ini tentunya sama saja dengan kta sudah meninggal. Karena dari mitos yang beredar jika cuci darah maka selamanya dia akann melakukan hal tersebut. Mitos mengenai cuci darah ini salah besar, cuci darah adalah proses terapi pada penderita gagal ginjal dan juga penyakit ginjal lainnya didalam keadaan tertentu. Pada artikel sebelumnya dibahas Bpk. Amandano 7 Tahun Cuci Darah Akibat Gagal Ginjal

Pada beberapa pasien dengan masalah ginjal dan dibutuhkan proses pencucian darah, ada yang cuma beberapa terapi cuci darah dan darahnya normal kembali. Namun ada juga yang setiap hari cuci darah dan dinyatakan harus cuci darah selama seumur hidupnya. Tingkat kesembuhan dari hemodialisis nbergantung pada berbagai kondisi seberapa besar parah atau tidaknya kondisi sipasien tersebut.

Namun terkadang ada saja pasien yang enggan untuk dilakukan cuci darah dan menolak untuk diberikan terapi cuci darah untuk penderita gagal ginjal dan lain sebagainya. Dari hasil riset mengenai survey pada penderita pada pasien dengan jumlah 1 juta pasien dengan keluhan masalah yang sama , maka sekitar 400 orang saja yang akan melakukan terapi penanganan cuci darah atau hemodialisa.

Pengertian Cuci Darah atau Hemodialisa

Hemodialisis yaitu tindakan medis yang dilakukan untuk membersihkan racun di dalam tubuh manusia yang dikarenakan penyebabnya adalah ginjal sudah tidak dapat berfungsi lagi untuk membuang sisa-sisa metabolisme didalam tubuh. Cuci darah akan dilakukan jika pasien dengan menderita penyakit ginjal yang sudah kronik atau penyakit ginjal yang lainnya tentunya dalam keadaan akut. 

Kondisi penyakit ginjal kronik jika rusaknya ginjal sipasien sudah berlangsung sekitar 3 bulan lebih. Sedangkan untk kondisi penyakit ginjal akut yaitu turunnya fungsi dari ginjal mendadak turun walaupun sebelumnya keadaan ginjal baik-baik saja. Nah pada penderita penyakit ginjal akut ini jika penyebabnya sudah diketahui dan diberikan terapi obat ginjal akut dan si pasien ginjalnya bisa diobati maka fungsi ginjal akan baik kembali dan tentunya ini tidak memerlukan perawatan cuci darah lagi.

Sahabat dr Oz Indonesia itu tadi pengertian Cuci Darah atau Hemodialisis  pada kesempatan kali ini. Salam sehat dari kami tim dr. Oz Indonesia semoga jika anda yang saat ini sedang mengalami sakit bisa segera terobati dengan membaca artikel ini . Terimakasih sudah berkunjung di blognya dr oz Indonesia  dan salam sehat selalu untuk wanita cantik Indonesia jangan lupa untuk membaca lainnya 

 Dr Oz Indonesia Petai Dapat Mendeteksi Fungsi Ginjal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *