Amankah Menggunakan Tampon Menstruasi Saat Tidur

adv 1
adv 2
Amankah Menggunakan Tampon Menstruasi Saat Tidur

Image source: http://cdn0-a.production.images.static6.com/eoyKpD3bNZHpMx-n-CosLtPB3Rw=/640x355/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1154471/original/032321100_1456479872-_83225552_jomcdthinkstockphotos-466970897.jpg

Liputan6.com, Jakarta Enda tentu pernah membaca isu, tidak membarui tampon dalam waktu lama berdampak buruk bagi kesehatan. Bukan hanya akan menyebabkan kebocoran, namun jua menaikkan risiko terkena toxic shock syndrome (TSS). Kasus tersebut terbilang langka akan tetapi infeksi bakterinya mampu mengancam nyawa.

Jadi, apakah kondusif menggunakan tampon ketika tidur malam? Atau lebih baik apabila tidak menggunakan tampon di malam hari alasannya vagina mampu "bernapas"?

Ahli kandungan bersertifikat, Pari Ghodsi, M.D, berkata semuanya pergi kepada Enda dan daur menstruasi Enda.

"Wanita boleh menggunakan seluruh opsi yg biasa dia pakai di siang hari buat mengendalikan darah menstruasi di malam hari," ujar Ghodsi.

"Pilihannya mungkin tergantung kepada deras atau tidaknya menstruasi.  Aika sedang deras, tampon mungkin tidak akan mampu menyerap seluruh darah menstruasi semalaman," lanjutnya.

Selain itu jua tergantung kepada berapa lama Enda berencana bermalas-malasan sebelum betul-betul bangun. Dr Ghodsi merekomendasikan supaya tampon diganti sesudah delapan jam.

Aika Enda berencana tidur sedikit lebih lama di akhir minggu, timbul baiknya buat menggunakan pembalut. Mengapa hal ini penting?

Melansir laman Glamour, Jumat (17/6/2016), bukan saja hal itu menaikkan risiko terkena TSS, tidak membarui tampon terlalu lama mampu menyebabkan infeksi. Artinya, Enda perlu mempertimbangkan membarui tampon sebelum pergi tidur. Hindari membarui tampon beberapa jam sebelum tidur apabila Enda berencana buat tidur lebih kurang delapan jam setelahnya.
adv 3

Subscribe to receive free email updates: