Mencatat Tanggal Haid ( Menstruasi )Ternyata Penting

adv 1
adv 2
Mencatat Tanggal Haid ( Menstruasi )Ternyata Penting

Image source: http://peyempuan.com/wp-content/uploads/2014/06/celana-dalam-anti-bocor_2.jpg

[caption id="attachment_187880" align="aligncenter" width="382" caption="ilustrasi/admin(shutterstock.com)"][/caption] Mengingat - jangan lupa lepas haid ternyata tidak dilakukan dengan rutin sang beberapa kaum perempuan, ini terbukti selama  dua bulan terakhir aku berada di poliklinik  Kandungan bersama seorang dokter Spesialis Obstetri Ginekologi ( Dokter Ahli Kandungan) . Dalam kunjungan konsultasi ke dokter Kandungan, rata - rata 50 pasien perhari, sekitar 15 orang diantaranya baik itu remaja,perempuan muda juga mak - mak  ternyata tidak jangan lupa alias lupa lepas terakhir menstruasinya. Sebagian pasien timbul yang terbantu dengan diingatkan sembari melihat kalender, tapi ini pula riskan, sering pasien kemudian berasal saja menyebut.  Tak sporadis malah beberapa diantara suami yang mendampingi justru jangan lupa lepas menstruasi istrinya. Padahal idealnya seorang  perempuan yang sudah mendapat menstruasi secara teratur perlu  mengingat & mencatat lepas menstruasinya. Seorang perempuan yang sudah memasuki usia reproduksi aktif  akan mendapat menstruasi secara rutin setiap bulan. Darimana darah menstruasi itu? Penjelasan praktisnya ; Setiap bulan timbul satu sel telur yang didapatkan perempuan dalam masa subur.  Bila tidak terjadi pembuahan, sel telur yang matang   tadi dilepaskan berdasarkan indung telur menuju rahim. Makin lama sel telur itu  akan sebagai kisut &  terjadi beberapa  perubahan implikasi impak hormon estrogen & progesteron dalam tubuh perempuan. Sedangkan lapisan rahim ( lapisan endometrium ) yang sudah mengalami penebalan lapisan, ternyata tidak  jadi mendapatkan  penanaman output proses pembuahan sel telur & sel sperma. Akhirnya lapisan rahim  yang menebal ini akan terkelupas. Pengelupasan lapisan endometrium  ini  implikasi impak hormon estrogen & progesteron yang semakin berkurang & terjadilah perdarahan & keluar darah menstruasi yang bercampur dengan serpihan lapisan endometrium. Jadi timbul saling keterkaitan antara poly faktor dalam tubuh perempuan hingga terjadinya proses menstruasi. Oleh alasannya adalah itu dokter seorang ahli kandungan, bidan  dalam wawancara kunjungan kebidanan yang berkaitan dengan  kesehatan perempuan , akan ditanyakan  kapan Hari Pertama Haid Terakhirnya ( HPHT ). maksudnya adalah begini, misalnya bulan April kemudian mendapat menstruasi, lepas 7 hingga 11 April. Maka jawaban pasien adalah lepas awal mulai keluar darah menstruasi yakni lepas 7 , bukan terselesaikan menstruasinya. Pada setiap siklus haid atau menstruasi, melibatkan poly faktor yang masing - masing membagikan ilustrasi & fungsi tubuh dalam sistem tersendiri akan tetapi saling berkaitan, yakni sistem syaraf  pusat, hormonal, panca alat, psikologis, fungsi organ dalam indung telur & rahim. Jadi  keluarnya darah menstruasi tidak terjadi begitu saja, melainkan timbul kesinambungan proses dalam satu siklus menstruasi seorang perempuan. Oleh alasannya adalah itu mencatat siklus menstruasi   bagi para perempuan krusial buat mengamati syarat kesehatan reproduksinya. Bukan hanya diharapkan dalam dikala hamil saja. Memang salah satu indikasi hamil adalah tidak menstruasi, akan tetapi tidak mendapat menstruasi belum tentu hamil. Penggunaan obat hormonal kontrasepsi, menyusui, tekanan emosional, perubahan adaptasi syarat lingkungan tinggal atau pekerjaan, gangguan sistem reproduksi , syarat penyakit & masih poly faktor lain pula dapat menghipnotis siklus haid seorang perempuan. Kapan sebaiknya seorang perempuan mulai mencatat lepas menstruasinya? Sebaiknya mulai dikala ini pula kalau selama ini belum pernah melakukan. Apa saja keuntungannya mencatat lepas menstruasi selain dapat membagikan jawaban mutlak dikala berkunjung konsultasi dalam Dokter kandungan & bidan?

Menghitung usia kehamilan sebelum konfirmasi dengan investigasi USG
Mengetahui sejak dini  kalau terjadi gangguan siklus menstruasi
Menentukan masa subur bagi yang ingin merencanakan kehamilan
Menentukan masa pantang bagi yang ingin memakai KB Alamiah
Membantu deteksi dini penyakit yang berkaitan dengan rahim & seluruh  organ reproduksi
Membantu perempuan memahami siklus tubuh  & status kesehatan dirinya sejak usia reproduksi remaja hingga menopause

Apakah setiap perempuan yang tidak mendapat menstruasi berarti mengalami penyakit langsung? Belum tentu. Terlambat haid  atau tidak mendapat menstruasi timbul poly faktor penyebabnya. Bila masih remaja & baru mendapat menstruasi awal memang belum teratur, begitu pula dengan perempuan yang memakai metode kontrasepsi hormonal  & mak - mak yang memasuki masa menopause. Bagaimana dengan syarat flek - flek saja? Tetap beri indikasi dalam kalender dengan bundar rona yang berbeda. Misalnya haid dengan bundar rona merah, & kalau hanya flek  saja bundar rona coklat. Sehingga dalam dikala ditanyakan sang dokter  atau bidan, mak punya catatan terperinci. Terakhir lepas menstruasi wajib disebutkan dengan jujur, hindari  mengarang lepas. Bila lupa katakan saja lupa & bidan akan konfirmasi dalam dokter buat investigasi USG memastikan usia kehamilan, atau buat keperluan  menegakkan diagnosa medis sang dokter. saran bacaan:

https://kesehatan.kompasiana.com/mak-&-anak/2010/10/04/serba-serbi-pertanyaan-seputar-menstruasi/

https://kesehatan.kompasiana.com/mak-&-anak/2010/06/12/ketegangan-menjelang-menstruasi-pre-menstrual-sindroma/

Salam hangat. semoga berguna.
adv 3

Subscribe to receive free email updates: