Selain Menstruasi, Ini 8 Penyebab Pendarahan Vagina

adv 1
adv 2
Selain Menstruasi, Ini 8 Penyebab Pendarahan Vagina

Image source: http://cdn1-a.production.images.static6.com/sp09tBYSdSJ5eslfoV4CwEqK18w=/640x355/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/728499/big/068890800_1409137252-Menstrual_Cramps.jpg

Liputan6.com, Jakarta Tidak ada yang lebih mendebarkan dikala melihat bercak darah dalam celana dalam atau mengalami pendarahan vagina, dikala Anda sedang tidak menstruasi. Sayangnya, tanpa mengunjungi dokter kandungan, sulit buat memastikan, apakah penyebab munculnya bercak darah berasal vagina.

Aika Anda menyadari adanya pendarahan tidak biasa, menurut Natasha Johnson, M.D, dokter kandungan berasal Brigham and Women's Hospital, melansir Women's Health, Senin (4/8/2017), berikut 8 penyebab munculnya darah berasal vagina:

1. Hamil

Asosiasi Kehamilan Amerika mengungkapkan, kurang lebih 20 % wanita mengeluarkan bercak darah dalam 12 minggu pertama kehamilan mereka.

"Inilah kenapa, apabila Anda mengalami pendarahan tidak normal, dokter akan memastikan terlebih dahulu, Anda hamil atau tidak," ujar Mamta Mamik, M.D., asisten profesor kandungan, kebidanan, dan ilmu reproduksi dalam Icahn School of Medicine dalam Mount Sinai, FWIW.

Pendarahan dalam awal kehamilan umumnya lebih ringan dan lebih terang warnanya dibanding darah menstruasi.

dua. Efek obat

Apakah Anda mengonsumsi obat pengencer darah? "Biasanya, obat pengencer darah apa saja bisa berakibat menstruasi jadi lebih berat dan berakibat pendarahan," ujar Johnson.

"Suplemen mirip ginkgo biloma jua mempunyai properti pengencer darah, yang bisa memengaruhi peredaran menstruasi," tambah Mamik.

Tentu saja, pil kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progestin (dan membarui kadar hormon) jua bisa jadi penyebab pendarahan vagina, tambah Johnson. Jadi, apabila Anda memulai pengobatan baru, dan mengalami pendarahan, ingat mengungkapkan hal ini dalam dokter.
adv 3

Subscribe to receive free email updates: